SEMARANG - Kampanye
konservasi air dan apel terpusat peringatan Hari Air Sedunia ke-25
Tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan di Banjir Kanal Barat,
Sabtu(21/3/2015). Ratusan warga mengikuti kegiatan yang dibuka langsung
oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi ini. Turut hadir dalam kesempatan
tersebut adalah Ketua PSDA Provinsi Jawa Tengah, Kepala BBWS, TNI,
masyarakat serta komunitas senam Pleret Bugar.
Kegiatan
peringatan hari air sedunia ini, menurut Ketua Panitia, Prasetyo
merupakan implementasi perjanjian kerjasama berbagai pihak dalam
pelestarian Banjir Kanal Barat sebagai sumber air. Diharapkan kegiatan
ini dapat meningkatkan pula kepedulian masyarakat untuk berpartisipasi
dalam pelestarian dan penyelamatan sumber air serta wilayah sungai.
“Rangkaian
kegiatan kampanye konservasi air ini meliputi kegiatan senam bersama,
resik-resik kali serta kegiatan tebar 100 ribu benih ikan,” terang
Prasetyo.
Sementara
Walikota Semarang dalam sambutannya berharap kawasan Banjir Kanal Barat
dapat terus dijaga dan dirawat bersama-sama oleh seluruh pihak serta
masyarakat.
Bendungan
Kali Pleret yang sudah dibangun sejak jaman belanda dan kemudian
dinormaliasai ini memberikan banyak manfaat bagi warga Kota Semarang.
Tak hanya mengatasi banjir dan limpasan air khususnya di wilayah
Kokrosono dan Madukoro tetapi juga menjadi tempat berkumpul, berolahraga
dan berwisata air.
Oleh
karenanya, konservasi sumber air ini, lanjut Walikota harus senantiasa
dirawat bersama-sama. Keindahan Banjir Kanal Barat juga harus senantiasa
dijawa, jangan sampai rumputnya gondrong dan lingkungan kotor, tegas
Walikota.
“Mari
kita rawat lingkungan Banjir kanal Barat ini sehingga tak hanya
berfungsi mencegah banjir tetapi juga sebagai wahana olahraga dan wisata
yang indah dan menyenangkan,” ungkap Wali Kota.
0 komentar:
Posting Komentar